Kamis, 22 Oktober 2015

Mendidik Anak dengan Inspirasi

Suatu hari seorang anak laki-laki pulang sekolah memberikan Sepucuk Surat tertutup kpd mamanya dari Kepala Sekolah.
Anak : Mama, Kepala Sekolah Memberi Surat ini kpd Saya, dg pesan Agar tdk membuka dan Hanya Mama yg boleh buka atau membacanya.
Sang Mama Membuka dan Membaca Surat dimaksud dg Airmata berlinang. Namun dg Bijak selesai membaca sang Mama membacakan untk anaknya :
"Anak Kamu terlalu Jenius. Sekolah ini Terlalu Sederhana. Tdk Cukup Guru yg Baik dan Hebat di Sekolah kami, utk Melatih Dia. Ajari dan latih sendiri anak Anda secara Langsung."
Tahun demi Tahun berlalu. Sang Anak terus tumbuh dan berkembang. Seiring waktu, sang Mama/Ibu sdh pula Meninggal/Tiada.
Suatu ketika, Anak laki-laki yg sudah dewasa itu, Menemukan kembali Surat yg dulu Dibacakan sang Mama kpdnya.
Diambilnya Surat dari Dalam Laci Meja Mamanya.
Diapun Membuka dan Membaca surat itu dg tangan bergetar. Berbeda dg apa yg didengar dari Mamanya saat dia masih Kecil dulu :
"Anak Kamu Punya masalah Kejiwaan. Kami tidak Mengizinkan Lagi Dia datang Ke Sekolah ini selamanya".
Anak itu, adlh Sang Penemu Hebat Sepanjang Masa. Dialah, Thomas Alva Edison.
Dia Menangis berjam-Jam, usai membaca Surat itu, lalu Menulis dlm Buku Hariannya : "Thomas Alva Edison, adalah Anak Gila. Hanya oleh krn Seorang Pahlawan, krn Mama, Saya Diubahnya Menjadi Sang Jenius Sepanjang Masa".
Pesan Moral :
(1) Sejarah membuktikan ttg kesaktian, kehebatan dan Peranan/Pengaruh seorang Ibu/Mama thd Anaknya
(2) Sejarah juga membuktikan kesaktian dari sebuah kata atau ucapan thdp psikologi dan Mental Anak-anak.
(3) Perkataan yg Buruk, sangat ampuh Merusak Moral & Mental Seseorang, apalagi diucapkan oleh Ibu yg buruk pula.
(4) Perkataan yg Baik dapat Memotivasi dan Menginspirasi (Merubah)

Minggu, 18 Oktober 2015

Mendidik Anak Menjadi Kaya yang sesungguhnya

Simak dan renungkan ,,, !!!
Di saat kita memakai jam tangan seharga Rp. 300 ribu atau Rp. 300 juta, kedua jam ini menunjukkan waktu yg sama.
Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp. 300 ribu atau Rp. 300 juta, keduanya dapat membantu membawa sebagian barang/uang.
Waktu kita tinggal di rumah seluas 30 m2 atau 300 m2, kesepian yang kita alami tetaplah sama.
Ketika kita terbang dengan first class atau economy class, maka saat pesawat terbang jatuh kamu pun ikut jatuh.
Kebahagiaan terdalam bukan datang dari harta duniawi.
Hal penting yang patut direnungkan dalam hidup :
1. Jangan mendidik anak untuk menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia. Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya. Anak yang bahagia lebih mudah menjadi kaya.
2. Seseorang yang mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.
3. Banyak sekali perbedaan antara "manusia & menjadi manusia"
Hanya orang bijak yang mengerti tentang ini.
4. Antara "B" birth (lahir) dan "D" death (mati)
ada "C" choice(pilihan). Hidup yang kita jalani sepenuhnya ditentukan oleh setiap pilihan kita.
5. Jika Anda ingin berjalan cepat, Jalanlah sendirian. Tetapi Jika ingin berjalan jauh, jalanlah bersama-sama.

Minggu, 30 Agustus 2015

Konsep pendidikan anak - ZERO MISTAKE AND ZERO TOLERANCE


"Anak saya tidak boleh main games bu. Kalau main games akan saya hukum"
"Kok nilainya hanya 9, masih ada yang salah ini"
"Kamu ini musti rajin belajar, jangan main melulu ... " (note: anak sekolah fullday Senin-Jumat, Sabtu-Minggu les)
"Kenapa kamu lihat-lihat BF, kamu bikin malu orangtua saja ..."
Dll ...
Ada saja saya menemukan orangtua yang memiliki standar "zero mistake" untuk anak-anaknya. Orangtua seperti ini juga biasanya menjadi "zero tolerance" pada kesalahan yang dibuat anak. Konsekuensi ikutannya adalah

Selasa, 25 Agustus 2015

KISAH NYATA SEORANG IBU YANG BERHASIL MENGANTARKAN KETIGA PUTRANYA MENJADI IMAM MASJID BESAR DI USIA DINI

Teman2 shalihin dan shalihah, tdk ada yg istimewa dr pola asuh kami. sy hanya menjalankan peran seorang ibu, dan suami menjalankan peran seorang ayah. semua kami lakukan penuh cinta. dr cara kami berkata, cara kami memandang, cara kami mendengar, cara kami memperlakukan, semua dg cinta. menyambut &melepas anak dg ciuman hangat bersahabat. kami sadari, anak sbg hamba allaah, titipan yg hrs dijaga fitrahnya, dan kami mengikatnya dg cinta.
Seperti sy pernah bilang, kami tdk punya apapun. kami hanya punya doa, keyakinan akan maha rahman rahimNya Allaah, ...kami hanya punya cinta yg tulus, dan berusaha hanya memberikan nafkah yg halal.
Prinsif kami: siapa menanam cinta, dia akan panen cinta.
ttg doa, kami memulainya jauh sblm kami menikah. klo diingat lucu jg, spt kompak

Kamis, 20 Agustus 2015

Cara Mendidik Anak Sesuai Usianya

Salah seorang sahabat RasuluLlah Muhammad SAW yang dijuluki sebagai "pintu gerbang kota ilmu" yaitu Ali bin Abi Thalib membagi fase untuk mendidik anak menjadi tiga tahap. Yaitu :